- Karburator + Box Filter
- Busi
- Kerenggangan Klep
- Baterai (Aki)
- Roda
- Lampu
Karburator
Oke, mari mulai saja. Mula - mula siapkan bensin yang bersih, sedot aja di motor yang sedang diservis. Setelah itu langsung bongkar karburatornya. Buka pilot jet, main jet dan jarum penyuplai bensin. Gunakan bensin tadi untuk membasahi komponen - komponen karburator. Bersihkan dengan kuas masing - masing komponen itu. Bila pilot jet atau main jet tersumbat, bisa gunakan kawat untuk membersihkanya. Perhatikan pembersihan jarum bensin, bila ujung jarum sudah aus silahkan segera ganti. Setelah semua komponen sudah dibersihkan, keringkan komponen - komponen itu. Bisa juga menggunakan angin kompresor agar hasilnya lebih memuaskan. Pastikan juga lubang - lubang pada karburasi tidak tersumbat sebelum dilakukan pemasangan.
Box Filter
Membersihkan box filter dimulai dari membuka tutupnya. Kemudian ambil spon penyaring untuk dibersihkan. Jangan membersihkan spon ini dengan bensin, apalagi memerasnya dengan maksud biar kering. Spon filter ini rentan sobek jadi cara membersihkannya dengan disemprot pake angin kompresor saja.
Busi
Pembersihan busi berkala sangat penting dilakukan pada perwatan sepada motor. Busi harus dibersihkan dari kotoran - kotoran hasil pembakaran sehingga pengapian nsepeda motor tidak terganggu, usahakan pembersihan busi bisa sebersih mungkin. Penyetelan kerenggangan busi juga perlu diperhatikan dan menyesuaikan stelan pada karburasi. "Prinsipnya kalo busi rapat motor mudah nyala tetapi kalo terlalu rapat teriakan motor akan tersendat - sendat, kalo busi renggang tenaga enak tetapi kalo terlalu renggang nyalanya sulit". Saya sarankan cari optimalnya aja.
Kerenggangan Klep
Dalam penyetelan klep diperlukan keteitian dan kecermatan. Mula - mula posisikan piston pada posisi TOP atau berda di TMA (Titik Mati Atas). Ini bisa dilakukan dengan cara memutar magnet pengapian hingga terlihat keterangan huruf T. Atau bisa dilakukan lebih mudah dengan cara memasukkan obeng pada lubang busi, tentu saja businya udah dilepas ya. Kemudian secara perlahan tekan kick stater dengan tangan saja. Hal ini dimaksudkan agar piston naik ke atas secara perlahan dan menjepit obeng tadi. Bila sudah merasa piston berada di TMA langsung aja buka tutup klepnya.
Penyetelan klep bisa dilakukan dengan fuller, akan tetapi akan lebih cepat menggunakan perasaan aja. Perlu diperhatikan juga dalam penyatelan, jarak pelatuk dan klep tidak boleh terlalu renggang. Hal ini memang mendapat keuntungan motor agak sedikit lebih enteng tarikanya, akan tetapi mesin akan cepat panas dan suara mesinpun kasar. Penyetelan klep yang terlalu rapat juga nggak bagus, memang suara mesin lebih halus tetapi motor akan kehilangan tenaganya, bahkan susah hidupnya. Yang bagus itu penyetelan yang optimal. Penyetelan yang optimal adalah penyetelan dengan jarak pelatuk setipis mungkin. Caranya, pelatuk harus menempel pada klep atau sudah nggak terdengar suara tik tik tik saat pelatuk digerak - gerakkan akan tetapi masih bisa bergerak ke kanan kiri.
Baterai (Aki)
Pengecekan aki dilakukan agar aki tidak kehabisan cairan yang dapat memerpendek umur aki. Untuk pengisian aki harus dalam batas uper level dan lower level, jangan lebih atau kurang dari itu. Kalo lebih dari uper level aki akan konslet. dan sebaiknya cairan juga dijaga agar tidak dibawah lower agar aki awet.
Tip : Agar baut nggak macet, untuk pemasangan aki pada baut yang mengikat kabel + (positif) dan - (negatif) sebaiknya diberi fet / oli, gunanya agar baut terlapisi dan tidak mudah korosi dari reaksi kimia cairan aki.
Roda
Banyak hal yang perlu diperhatikan di sini meliputi rem, rantai, bearing dan tekanan ban. Untuk bagian ini saya sarankan untuk mengganti part yang memang sudah seharusnya diganti, karena kalo memerbaiki akan lebih beresiko terhadap keselamatan pengendaranya. Untuk tekanan ban juga harus sesuai dengan keterangan yang sudah ada.
Lampu
Cek juga lampu - lampu seperti lampu utama, lampu sein, lampu stop / lampu belakang dan lampu spedometer. Jika lampu tidak menyala, hal pertama yang dilakukan adalah mengecek keadaan bolam lampu, apakah putus atau tidak. Jika tidak periksa vetting, kabel dan saklarnya, kalo pada lampu rem periksa juga switchnya mati atau tidak (bisa dilakukan dengan ditarik secara manual).
Subscribe
0 komentar:
Posting Komentar